Friday, August 28, 2015

Berikanku Judul untuk Cerita Tentangnya


Tak ada yang perlu mencariku. Beberapa hari ini saja, biarkan aku menikmati hilang dari keberadaan orang-orang sekitarku. Meskipun mimpiku semakin buruk, meskipun aku menangis atas kejamnya dunia terhadapku, setelah aku keluar dari gua hidupku ini aku sudah siap. Aku berani menghadapi semua hala rintang sekalipun belum pernah kulewati sebelumnya. Seperti kehilangan orang yang kusayangi. Seperti melanjutkan jenjang hubungan yang lebih banyak tantangan dan pelik dari pihak selain kami. Seperti menjelaskan apa yang perlu diluruskan ketika orang meminta. Seperti menjadi bagian dari hidup seseorang di luar keluarga kecilku. Seperti terbiasa menyaksikan pasangan suami istri yang sama-sama tidak tahan satu sama lain. Aku akan siap, sebentar lagi. Biarkan aku, lepaskan beberapa hari ini saja. Aku tahu dan aku yakin mereka tidak akan mencariku juga.

Kami dan Mereka


Ada banyak hal yang dirasa tak perlu banyak kami kejar dengan terburu-buru. Aku ingin dewasa, dengannya, dengan mereka, menjadi kami. Aku ingin pengalamanku utuh untuk bekal menghadapi masa depan. Mereka tidak menertawakanku sama sekali. Kami bercengkerama dengan mereka dan semua cukup. Aku bahagia, kamu tersenyum puas, dan mereka melengkapi satu sama lain karena keberadaan.

Payung untuk Linda {Book 1}


Linda’s POV

Dengung mulai mengganggu pendengaranku. 05.37 WIB. Pagi dan rutinitas, setelah beranjak dari tempat tidurku, kutinggalkan alarm tetap berdengung untuk membuatku tetap terjaga. Laptop di samping tempat tidur masih terbuka dengan berbagai gambar grafik masih terpampang jelas. Sedikit lagi pekerjaanku selesai.

Tuts. Akhirnya kumatikan alarm tersebut, menyenderkan badanku ke dinding dan memangku kembali laptop tersebut. Berbagai cara kuusahakan untuk mempercepat gerakan tanganku yang sudah penuh dengan ide-ide pagi hari. Aku menggelengkan kepalaku agar tetap kembali terjaga.

Tuesday, August 18, 2015

Aku Memulainya


Setiap harinya aku berdiri menatap mereka. Bercanda tawa, mengomel satu sama lain, memaksa kehendak mereka masing-masing, berpelukan, dan segala tindakan lainnya.